Ekowisata Mangrove Wanasari di Kuta Bali
5 (100%) 1 vote

Berlibur di Bali tentu merupakan pilihan terbaik yang dapat diambil. Bali menjadi salah satu daerah yang menawarkan berjuta destinasi alam yang dimilikinya.  Tidak hanya terkenal dengan pantainya bali juga memiliki tempat wisata yang unik dan berbeda dari yang lainnya yaitu Ekowisata Mangrove Wanasari. Tempat wisata ini terdapat di Kabupaten Badung, Bali. Ekowisata Mangrove Wanasari ini muncul dengan adanya bantuan dari corporate social responbility (CSR) yaitu sebuah perusahaan BUMN milik pemerintah.

Sejarah Ekowisata Mangrove

Tempat wisata ini muncul berawal dari sebuah  keprihatinan melihat kekayaan alam yang tak terkembangkan. Sehingga sekelompok nelayan  yang tergabung dalam kelompok nelayan Wanasari, di Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung memikirkan sebuah ide.

Ide tersebut adalah memanfaatkan lahan hutan bakau dengan mengembangkan budi daya kepiting lokal. Tidak hanya mampu mengembangkan kekayaan alam hasil dari pemikiran mereka juga akan membangun perekonomian masyarakat pesisir.

Hal ini tersebut akhirnya di dukung oleh faktor pariwisata dengan banyaknya permintaan atas bahan baku kepiting bakau sebagai bahan kuliner khususnya seafood restaurant di Bali. Mengingat daerah hutan bakau tersebut sebagian besar adalah dataran rendah yang terdiri dari lahan rawa dan pesisir pantai yang cukup luas.

Lihat juga: Tempat Ibadah Puja Mandala

Sistem tersebut akhirnya disebut dengan Keramba Kepiting Bakau. Dengan berhasilnya pengembangan budidaya tersebut, kemudian muncullah ide untuk membuat EKOWISATA, yang tetap berprinsip untuk tidak merusak ekosistem serta habitat hutan mangrove. Dan akhirnya menjadi Ekowisata Mangrove Wanasari dengan segala keindahan yang ditawarkannya.

Lokasi Dan Akses Ekowisata Mangrove Wanasari

Tempat wisata ini terletak di  Jl. By Pass Ngurah Rai No.1, tepatnya di Kuta masuk Kabupaten Badung, Provinsi Bali – Indonesia. Untuk dapat tiba di tempat wisata Mangrove Wanasari dapat melalui bundaran setelah keluar dari jalan tol Bali Mandara, atau melalui jalan By Pass Ngurah Rai yang terletak di sebelah timur dari Simpang Dewa Ruci. Tidaklah sulit untuk menemukan tempat wisata ini dengan rental innova bali, karena sudah banyak sekali orang yang mengetahuinya.

Ekowisata Mangrove Wanasari

Para wisatawan yang menuju Ekowisata ini dapat menggunakan kendaraan pribadi maupun umum.  Namun jika menggunakan kendaraan umum seperti bus atau angkutan lainnya, juga terdapat bus yang berhenti di terminal bus kota Kuta. Setelah itu dapat melanjutkan dengan menggunakan ojek ataupun kendaraan pribadi menuju Tuban hingga sampai di lokasi Objek Wisata Mangrove Wanasari ini.

Keunikan Yang Dapat Dilakukan

Area Ekowisata Mangrove Wanasari ini sebagai tempat yang memiliki nuansa petualangan yang kental. Keunikan dari tempat wisata ini tidak hanya dengan panorama hutan mangrove saja, namun terdapat kolaborasi unik antara hutan mangrove, budidaya kepiting, restauran, serta beberapa produk olahan dari tanaman mangrove itu sendiri.

Para nelayan juga memfungsikan pohon mangrove untuk di olah menjadi beberapa produk makanan, kecantikan, hingga sabun cuci. Produk tersebut seperti seperti: sirup, coklat, lulur dan banyak lagi. Selain budi daya kepiting di Ekowisata Mangrove Wanasari juga ada beberapa jenis satwa seperti kera, burung, beberapa kawanan biawak serta banyak lagi lainnya.

Kunjungi juga: Dream Museum Zone (DMZ)

Di Ekowisata Mangrove Wanasari juga dapat jalan-jalan santai di atas jembatan kayu, yang memanjang diantara beberapa pohon-pohon bakau. Jembatan kayu sepanjang 2 km dapat membawa pengunjung tiba di menara pandang.

Tiket Masuk Ekowisata Mangrove Wanasari

Jika merasa belum puas juga dapat pula mengelilingi hutan bakau dengan mempergunakan kano, yaitu sebuah perahu kecil dengan dayungnya.  Dan sering sekali dilakukan para pengunjung adalah menjadi tempat ekowisata ini sebagai latar belakang pembuatan foto prewedding.

Kegiatan Yang Ditawarkan Ekowisata Mangrove Wanasari

Selain memiliki keunikan yang cukup banyak, di tempat wisata hutan mangrove ini juga menawarkan beberapa kegiatan yang dapat dilakukan yang telah kami rangkum dalam paket tour bali 1 hari. Kegiatan ini tidak hanya menyenangkan tetapi juga memiliki nilai  edukasi bagi para pengunjung. Berikut ini 8 kegiatan yang di tawarkan di Ekowisata Wanasari :

1. Memberikan Ilmu Pengetahuan Tentang Cara Berbudidaya Kepiting Bakau

Pengunjung selama di tempat wisata ini juga dapat memperoleh berbagai ilmu pengetahuan tentang budidaya kepiting.  Edukasi yang ditawarkan dimulai dari pembenihan, pemeliharaan hingga bagaimana cara panen kepiting bakau.

Keunikan yang ditawarkan lebih dari itu saja, pengunjung juga akan diajak untuk terjun langsung dalam kegiatan  keramba kepiting untuk mengetahui cara panen kepiting ataupun dalam kegiatan pelepasan bibit kepiting di dalam keramba dan juga cara memberikan pakan pada kepiting.

2. Pelepasan Bibit Kepiting Bakau Ke Alam Bebas / Habitat Aslinya

Program pelepasan kepiting ini bertujuan untuk mengajak para pengunjung mengetahui habitat asli hutan mangggrove, dimana para pengunjung dapat terjun secara langsung ke hutan mangrove. Pengunjung akan melepas bibit kepiting yang telah disediakan, sehingga pengunjung bisa mengetahui sensasi dalam pelepasan bibit  kepiting tersebut.

3. Tours Alam Hutan Manggrove Menggunakan Perahu Tradisional

Dengan Berkeliling langsung di dalam hutan mangrove wanasari menggunakan perahu tradisional, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam hutan mangrove yang sesungguhnya. Terdapat banyak ekosistemnya yang diketahui dan juga akan dapat mengetahui sensasi berkeliling dengan sampan tradisional.

4. Penanaman Bibit Pohon Bakau

Pengunjung juga akan diajak untuk terjun langsung dalam penanaman bibit pohon bakau. Program merupakan kegiatan unggulan yang ditawarkan  ekowisata mangrove wanasari, karena selain untuk penghijauan hal ini juga bertujuan untuk membiasakan diri para wisatawan untuk menanam pohon mengingat akan pentingnya pohon dalam kehidupan manusia.

5. Tempat Nyaman Di Gazebo

Untuk menunjang kenyamanan, ekowisata ini juga mefasilitasi gazebo. Tujuannya yaitu guna mendukung segala kegiatan selama di ekowisata, mulai dari hanya sekedar meeting para pengusaha hingga kegiatan resmi seperti perayaan pernikahan. Terdapat 3 gazebo di ekowisata mangrove wanasari. Tentu setiap gazebo  memiliki luas dan keunikan bangunan masing-masing.

6. Menikmati Pemandangan Dari Jembatan Bambu

Selain berdirinya sebuah gazebo, wisata hutan mangrove ini berdiri sebuah jembatan bambu dengan ketinggian kurang lebih sekitar 2 meter dari permukaan air payau. Jembatan bambu ini memiliki panjang sekitar 200 meter untuk dapat menuju sebuah bale. Tak jarang para wisatawan melakukan pemandangan atau sekedar pemotret. Dari sisi kanan, dapat terjumpai pembangunan jalan layang sedangkan di sisi kiri adalah deretan hutan bakau (mangrove).

7. Kuliner Hutan Mangrove

Para pengunjung tidak perlu khawatir kelaparan selama di tempat wisata mangrove ini.  Terdapat fasilitas kuliner di hutan mangrove dengan sensasi yang tidak dapat dilupakan saat pertama kali saat menikmatinya.  Terdapat sebuah restaurant yang dikelola langsung oleh kelompok nelayan Wanasari dengan menyajikan kuliner kepiting yang lezat.  Selain itu akan ada

8. Penawaran Produk Asli Olahan Wisata Hutan Mangrove

Kawasan Ekowisata Wanasari Bali terdiri dari beberapa kumpulan hutan Mangrove yang lebat sehingga saat mata memandang akan terlihat hamparan hijau yang meneduhkan. Kawasan Ekowisata Wanasari dekat dengan laut dan tepat di samping jalan tol diatas laut. Seluruh produk hasil olahan para petani nantinya akan ditawarkan di jajakan kepada  seluruh wisatawan dan juga masyarakat bali sebagai salah satu produk lokal.