Beri peringkat untuk posting ini

Liburan ke Bali tidak hanya bisa ke pantai, air terjun atau ke puranya. Bali juga memiliki tempat wisata sejarah budaya tentang kain. Tempat wisata yang satu ini yaitu Museum Kain. Museum yang satu ini adalah museum yang unik. Keunikan museum ini bahkan sudah terlihat dari gaya arsitektur ruangannya. Ruangan museum ini terlihat seperti kepompong.

Museum ini didirikan oleh dua orang yang bernama Roni dan Obin. Keduanya merealisasikan sebuah tempat wisata yang tidak biasa di Bali. Wisatawan yang ingin mencoba tempat wisata yang seru dan menyenangkan bisa mencoba datang ke museum yang satu ini. Museum ini adalah sarana edukasi pembelajaran tentang perjalanan kain di Indonesia khususnya di Bali.

Lokasi Dan Harga Tiket Museum Kain

Lokasi museum ini terletak di tempat yang strategis. Museum ini ada di sebuah mall yang tidak jauh dari pantai kuta. Alamat lengkap museum ini ada di Beachwalk Lantai 3 Jalan Pantai Kuta, Kuta. Lokasinya yang terletak di dalam mall, membuat banyak orang mengunjungi tempat ini. Wisatawan yang datang ke sini biasanya mampir sekaligus sambil berbelanja.

Untuk masuk ke lokasi museum ini wisatawan harus membayar uang tiket. Harga uang tiket ini bervariasi sesuai jam kunjung dan juga kebijakan pengelola. Namun harga tiket masuk ke museum tetap tidak lebih dari kisaran harga Rp. 100.000,-. Harga tiket ini juga bisa lebih murah jika pengunjung datang dalam rombongan. Untuk sebuah museum yang berteknologi tinggi, harga tiket ini termasuk murah.

Untuk kebutuhan transportasi bagi yang rombongan bisa sewa bus di jasa tour and travel terpercaya raskitour.com. Banyak pilihan harga dan pilihan mobil sesuai kebutuhan anda. Selain itu sudah ada driver dan satu paket dengan BBMnya juga. Gimana? Menarik bukan. Segera booking!

Museum Kain Bali

Koleksi Yang Ada Di Dalam Museum Kain

Ada banyak sekali koleksi unik yang ada di dalam Museum Kain. Koleksi-koleksi ini tertata dengan rapi. Banyak sekali wisatawan yang kagum akan penyusunan atau penataan koleksi di museum ini. Hal ini dikarenakan museum ini sangat memperhatikan nilai estetika. Penasaran apa  saja yang ada di dalam museum ini? Berikut ini penjelasannya:

1. Kain-Kain Batik Tua

Koleksi pertama yang bisa dilihat di dalam museum ini adalah koleksi kain batik tua. Kain-kain ini biasanya adalah karya dari para pengrajin kain zaman dahulu. Semua kain batik tua ini memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Semua kain batik ini dipampangkan dengan rapi, Kondisi kain juga sangat dirawat agar tidak cepat rusak. Corak yang ada pada kain sangat unik sekali.

2. Kain Selendang

Selain kain batik, di museum ini juga terdapat koleksi kain selendang. Dalam perjalanan Indonesia, selendang adalah kain yang sering digunakan wanita Indonesia. Bahkan ada banyak para pahlawan yang menggunakan kain selendang. Uniknya, di tempat ini kain selendang tidak hanya di pajang namun juga diikat pada bagian pegangan tangga. Tentu saja hal ini memberikan keunikan tersendiri.

Lihat juga destinasi di Bali lainnya: Pantai Gunung Payung

3. Blok Tembaga

Di dalam museum ini juga terdapat blok tembaga. Blok tembaga ini adalah blok yang digunakan sebagai alat pencetak pola batik. Dengan adanya blok ini, pengunjung akan mengetahui seperti apa alat untuk mencetak pola atau corak pada kain batik. Tentu saja hal ini sangat penting untuk diketahui. Pengunjung bisa membayangkan betapa sulitnya membuat sebuah kain yang indah.

4. Canting

Canting adalah alat yang digunakan untuk membuat atau melukis kain batik secara manual. Saat ini canting adalah barang unik karena sudah jarang orang yang suka membatik. Semua koleksi canting yang ada di sini juga bukan canting biasa. Canting-canting ini memiliki sejarah tersendiri dalam perjalanan kain di Indonesia.

5. Lilin

Selain canting, di tempat ini juga terdapat koleksi lilin. Lilin juga digunakan untuk melukis motif batik pada kain. Semua lilin yang ada di museum ini adalah lilin yang digunakan untuk membuat kain batik pada zaman dulu. Bentuk dari lilin ini juga unik-unik. Bentuk lilin ini sangat berbeda dari lilin yang ada sekarang.

6. Daun Kering

Pengunjung juga bisa melihat koleksi daun kering. Daun kering ini biasanya digunakan untuk mewarnai kain. Selain untuk mewarnai kain, daun kering juga memiliki kegunaan yang sangat banyak dalam melukis kain. Daun kering ini juga bisa digunakan untuk membuat pola. Penggunaan daun kering pada kain biasanya dilakukan secara tradisional.

7. Foto-Foto Bersejarah Tentang Kain

Koleksi yang terakhir adalah foto-foto bersejarah tentang kain. Di dinding museum terpampang banyak foto yang menceritakan tentang kain dari masa ke masa. Foto-foto ini cukup jelas dan sangat memberikan gambaran yang akurat. Para pengunjung bisa belajar banyak dari foto-foto yang di pajang di di dalam museum ini.

Itulah semua koleksi utama yang ada di dalam Museum Kain. Jadi, ketika berada di sini para pengunjung bisa melihat-lihat koleksi. Namun jangan merasa khawatir, selain melihat-lihat koleksi, ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan di dalam museum ini. Hal ini akan membuat  pengunjung yang datang akan merasa betah.

Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Di Museum Kain

Ada banyak kegiatan yang sebaiknya dilakukan oleh pengunjung museum. Kegiatan ini mungkin tidak bisa dilakukan di tempat wisata lainnya yang ada di Bali. Dengan melakukan kegiatan ini, para pengunjung bisa belajar lebih dalam tentang kain. Apa saja kegiatan yang bisa dilakukan? Berikut ini penjabarannya:

1. Melukis Kain

Kegiatan seru yang bisa dilakukan di dalam museum ini adalah melukis kain. Terdapat fasilitas yang memungkinkan pengunjung untuk melukis di atas kain. Dalam hal ini pengunjung akan mengasah kreatifitasnya masing-masing. Kegiatan seperti ini sangat cocok dilakukan oleh anak-anak. Hal ini dapat mengasah anak-anak dalam berkreatifitas. Ada banyak warna cat yang bisa digunakan.

2. Melihat Video Tentang Kain

Di dalam museum ini terdapat video yang diputar secara gratis. Video ini adalah video tentang kain. Ada banyak informasi penting yang bisa didapatkan dari video ini. Video ini bukan video biasa, namun seperti video 3 dimensi yang memiliki layar yang besar. Pengunjung juga bisa mendapatkan instruksi cara penggunaan kain yang benar. Tentu saja kegiatan ini sayang dilewatkan jika pengunjung sudah berada di dalam museum.

3. Berfoto Dengan Koleksi-Koleksi Unik

Pengunjung diperbolehkan membawa kamera ke dalam museum. Ini artinya pengunjung bisa berfoto dengan koleksi-koleksi unik. Berfoto dengan koleksi-koleksi unik pasti akan sangat menyenangkan. Oleh sebab itu, jika datang ke sini sebaiknya jangan lupa untuk membawa kamera. Lebih baik lagi, jika tidak datang sendirian. Bila membawa teman, pengunjung akan jauh lebih mudah mengambil foto.

Jadi, jika sedang main ke Bali jangan hanya sekedar main ke pantainya. Pantai di Bali memang cantik, namun ada banyak tempat wisata unik lainnya. Salah satu yang wajib dikunjungi tentu saja Museum Kain yang satu ini. Ketika berkunjung ke sini, pengunjung juga bisa sekalian berbelanja di mall.

Tentu saja mengunjungi museum ini sangat menyenangkan. Berhubung lokasi ini juga dekat dengan tempat wisata lainnya, maka ketika ke sini, sebaiknya atur jadwal dengan baik. Pengunjung bisa mengunjungi banyak tempat wisata dalam waktu satu hari.