Beri peringkat untuk posting ini

Taman Mumbul – Berwisata di Pulau Dewata Bali tentu saja menjadi destinasi wisata terpopuler sampai ke mancanegara. Mulai dari alamnya yang indah, wisata buatannya yang unik hingga taman-tamannya juga menarik perhatian publik. Seperti Pura Taman Ayun, yang terkenal dengan tamannya yang sangat cantik. Demikian juga di kawasan Kabupaten Badung ini, ada sebuah taman yang membuat penasaran wisatawan, taman ini disucikan karena letaknya di kawasan Suci Pura Taman Mumbul. Penasaran seperti apa keindahan taman mumbul ini. nah, simak ulasan berikut.

Wisata Taman Mumbul Bali

Taman Mumbul bukanlah sebuah tempat destinasi wisata yang dapat dikunjungi publik sebebasnya. Taman Mumbul ini merupakan lokasi yang disucikan, tepat ditengah-tengah taman terdapat sebuah pura yang digunakan untuk persembahyangan dan juga biasa digunakan oleh masyarakat setempat untuk upacara melasti khususnya masyarakat Desa Sangeh.

Menariknya, ditengah taman mumbul ini terdapat sebuah kolam, airnya sangat jernih dan dihuni oleh ribuan ikan. Selain itu, taman mumbul ini juga memiliki pemandangan yang sangat cantik, areanya hijau nan asri di sebelah Selatan tampak sebuah panorama kolam yang diteduhi oleh pepohonan yang menaungi kolam tersebut.

Sejarah Taman Mumbul

Di tengah-tengah masyarakat, tersebarlah sebuah kisah yang menjadi asal muasal Taman Mumbul ini. dikisahkan ada seorang nenek yang membawa tempat air sambil berjualan air. Setiap harinya nenek ini menjual air dari sebuah desa ke desa yang lainnya. Satu kali si nenek kelelahan karena menuangkan air disetiap desa yang membeli air. Akibat kelelahan akhirnya si nenek ini kemudian beristirahat.

Lokasi Taman Mumbul Bali

Karena air dagangannya tidak habis, si nenek kemudian meminum air sedikit lalu menuangkan sisanya ke tanaman sekitar hingga air itu habis. Tanpa diduga, air yang dituangkan si nenek sepanjang perjalanan mengelilingi taman itu, muncul kembali dari dalam tanah.

Air ini kemudian menjadi percikan mata air dengan ukuran yang kecil, dan tempat di mana si nenek beristirahat kemudian menjadi percikan mata air yang besar. Dari kisah ini, muncullah istilah mumbul, sehingga taman ini kemudian disebut sebagai Taman Mumbul.

Aktivitas Seru Yang Dapat Dilakukan Di Taman Mumbul

Walaupun tidak dibuka secara umumnya untuk wisatawan. Karena tempat ini memang disakralkan, bukan berarti tempat ini tidak seru. Ketika memiliki kesempatan untuk mengunjungi Taman Mumbul ini, berikut beberapa aktivitas seru yang dapat dilakukan untuk menghabiskan waktu di taman ini.

1. Melihat Monyet

Menyatu dengan alam, tentu saja taman ini tidak terlepas dari kehidupan hewan-hewan yang menghuni tempat ini. hewan yang paling umum, bahkan sudah menjadi daya tarik tersendiri bagi taman ini adalah Monyet. Monyet di tempat ini sangat jinak dan tidak banyak sehingga mengganggu kenyamanan. Jika ingin melihat monyet di taman ini, di sarankan kepada pengunjung untuk tetap waspada, meskipun jinak tetap saja tindakan monyet sulit diprediksi.

2. Memberi Makan Ikan

Di taman mumbul ini terdapat sebuah kolam, karakteristik kolam yang sangat tenang dan memiliki air yang sangat jernih, menjadi daya tarik dari taman ini sendiri. Kolam ini dihuni oleh ribuan ikan.tidak seperti kolam-kolam biasanya, ikan di tempat ini tidak dibiarkan begitu saja, melainkan di rawat oleh pengelola setempat.

Karena itu pengunjung dapat memberi makan ikan di kolam ini, sambil menikmati gemercikan air yang memberi ketenangan. Perlu diketahui kolam di taman ini lebih mirip seperti danau, panoramanya sangat asri dinaungi oleh pepohonan yang member perteduhan.

3. Menikmati Alam

Taman Mumbul memiliki taman yang menyatu dengan alam. Sejauh mata memandang, panorama hijau yang sangat menenangkan wujud di sini. Pohon-pohon mengelilingi sepanjang taman, memberikan suasana yang teduh dan nyaman. Menikmati alam taman ini tidak dapat dilewatkan. Sangat damai, sangat sesuai bagi pengunjung yang mencari ketenangan.

4. Melihat Tempat Suci

Taman Mumbul ini biasanya ramai dikunjungi oleh umat beragama Hindu, yang melakukan penglukatan. Sebelum melakukan upacara tersebut, umat Hindu akan melakukan persembahyangan. Karena itu pengunjung yang berwisata di tempat ini, akan melihat ada banyak sekali tempat-tempat suci menurut umat beragama Hindu.

Lihat juga destinasi menarik lainnya: Pantai Dreamland Bali

Yang menjadi fokus utamanya adalah 11 pancoran suci. Sembilan dari pancoran ini merupakan Dewata Nawa Sanga, kedua pencoran lainnya adalah pancoran Dewi Gangga dan Dewi Saraswati. Setiap pancoran ini memiliki makna yang mendalam menurut kepercayaan umat beragama. Seperti pancoran Dewi Gangga yang dapat menetralisir pengaruh negative dalam kehidupan.

5. Bersembahyang

Taman Mumbul menjadi fokus utama umat beragama Hindu, dalam melakukan upacara keagamaan. Tidak heran jika pengunjung yang datang ke tempat ini rata-rata menggunakan baju adat Bali. Karena mereka akan melakukan penglukatan atau mandi suci.

Masyarakat setempat mempercayai bahwa Pancuran air Taman Mumbul merupakan air yang suci. Air suci ini dapat melemburkan segala sifat-sifat buruk yang ada di dalam diri manusia. Seperti Teja berarti pemikiran gelap, Tandri atau kemalasan, Kuhaka berarti kemalasan, Megata atau sifat kejam, dan banyak lagi sifat buruk manusia akan dilunturkan oleh air suci ini.

Harga Tiket Dan Lokasi Taman Mumbul

Taman Mumbul tidak mengenakan biaya tiket masuk. Setiap pengunjung yang datang di tempat ini, dapat menikmati keindahan alam tanpa harus membayar. Suasana hening dan terletak jauh dari hiruk pikuk kota, keasriannya masih sangat terjaga.

Lokasi Taman Mumbul ini sangat dekat dengan tempat Wisata Alam Sangeh, karena berada pada satu kawasan yang sama di Kabupaten Badung. Jika pengunjung berangkat dari Kota Denpasar, taman ini dapat di jangkau dalam waktu 60 menit. Lokasinya juga dapat diakses melalui google maps maupun aplikasi waze.

Tata Cara Melukat Di Taman Mumbul

Taman Mumbul merupakan salah satu tempat wisata religi, yang banyak dikunjungi meskipun disakralkan. Pengunjung yang datang ke tempat ini, lebih banyak melakukan upacara Melukat, atau biasa di sebut mandi suci. Menurut kepercayaan masyarakat setempat.

Melukat di Pancoran ini akan menjadikan diri bersih baik rohani maupun jasmani. Bahkan dipercayai juga dapat mengobati penyakit. Berikut tata cara melukat di objek wisata ini. Untuk melukat di taman ini, pengunjung cukup menghanturkan canang atau satu pejati.

Setelah itu pengunjung mulai membasuh diri dan mulai melukat di pancuran paling selatan yang disebut sebagai Pancoran Gangga, kemudian berjalan ke Utara, terakhir sampai ke pancoran Siwa.

Bagi pengunjung yang ingin berwisata di tempat ini, diharapkan untuk tetap mengikuti tata cara adat yang berlaku. Hal sederhana, dalam berpakaian. Taman Mumbul adalah taman yang suci dan sangat disakralkan. Karena itu untuk memasuki taman ini, pengunjung harus memperhatikan tata busana sebagai sikap menghormati kebudayaan setempat.

Bagi kaum pria, dapat menggunakan udeng atau ikat kepala. Udeng ini memiliki makna penting bagi umat beragama di Bali, sementara untuk kaum wanita, dapat mengenakan selendang. Selendang juga memiliki makna khusus. Karena itu ketika berwisata di tempat suci, khususnya di taman mumbul ini, akan tampak lebih sopan mengenakan udeng atau selendang ini untuk menghormati kebudayaan masyarakat setempat.

Menarik bukan? Nah jika anda ingin mengunjungi destinasi lainnya anda bisa menggunakan salah satu paket wisata yang dimiliki oleh raskitatour.com seperti paket wisata Bali 2 hari 1 malam.